Aneka Jus Buah dan Sayuran untuk Ibu Hamil Agar Tetap Sehat

No Comments
Aneka Jus Buah dan Sayuran untuk Ibu Hamil
Pada masa kehamilan, seorang ibu hamil dituntut untuk makan dalam porsi yang banyak, karena asupan makanan bukan hanya untuk dirinya saja tapi untuk si janin juga. Padahal bukan masalah jumlah porsinya, yang terpenting adalah jumlah nutrisi dan gizinya.

Mengkonsumsi buah dan sayur sangat dianjurkan bagi ibu pada masa kehamilan agar asupan gizi tetap seimbang tanpa harus makan dengan jumlah porsi yang berlebih.

Salah satu olahan buah dan sayur selain di makan langsung ataupun dimasak yaitu dengan mengolahnya menjadi aneka jus sehat yang baik dikonsumsi untuk ibu pada masa kehamilan tentunya.

Terdapat dua jenis pengolahan dalam membuat jus sehat ini. Ada yang menggunakan alat yaitu juice extractor dan ada yang menggunakan blender.

Tekstur yang dihasilkan dari kedua alat tersebut pun berbeda. Jika menggunakan alat juice extractor, tekstur yang dihasilkan cenderung encer seperti sirup, karena terdiri dari sari air dari buahnya dengan ampas terpisah.

Lain lagi jika menggunakan blender, teksturnya cenderung kental karena semua bagian buahnya dihaluskan. Jus jenis ini cenderung seperti bubur sehingga bisa disebut smoothie.
Agar nutrisi ibu hamil tetap terpenuhi, berikut ini aneka jus sehat yang terbuat dari berbagai buah dan sayur pilihan :

1. Jus Alpuket

Jus buah yang satu ini paling banyak digemari para pecinta jus. Selain rasanya yang enak, teksturnya yang lembut ternyata memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk memenuhi asupan gizi, termasuk untuk ibu hamil.

Jus alpuket mengandung asam folat yang baik untuk perkembangan organ tubuh, mencegah deformitas pada bayi yang akan lahir serta mencegah cacat syaraf pada janin.

Alpuket menjadi asupan kalsium yang baik bagi ibu hamil untuk membantu pembentukan tulang pada bayi.

Mengandung vitamin C yang mampu mempercepat penyerapan zat besi yang berfungsi untuk mencegah anemia. Karena pada masa kehamilan, seorang ibu cenderung sering mengalami anemia.

Dengan mengkonsumsi jus alpuket dapat memenuhi asupan nutrisi seperti Vitamin E yang berfungsi dalam proses metabolisme serta memberikan lingkungan yang nyaman untuk bayi.

Tidak hanya itu, masih banyak kandungan nutrisi dari jus alpuket untuk ibu hamil, diantaranya yaitu kaya akan Vitamin B1, B2 dan B6 serta Vitamin K.

Vitamin B1 berfungsi untuk mengurangi rasa mual dan muntah pada ibu hamil di pagi hari. Serta Vitamin B6 yang mampu mengurangi morning sickness yang biasa dialami oleh ibu hamil dan penting bagi daya tahan ibu hamil.

2. Jus Apel dan Seledri

Pada masa kehamilan, ibu hamil sering kali mengalami masalah kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang dialami ibu hamil yaitu gangguan pada tidur.

Salah satu cara untuk mengatasi gangguan tidur tersebut yaitu dengan mengkonsumsi jus apel dan seledri. Terdengar aneh memang, namun manfaat dari jus ini ampuh untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut.

Kandungan vitamin B, C, sodium, potassium dan magnesium pada seledri ampuh untuk menenangkan saraf sehingga dapat membuat pikiran dan tubuh Anda menjadi lebih relaks dan mudah untuk tidur.

Kandungan dari buah apelnya sendiri sangat baik untuk kesehatan ibu hamil. Seperti mengatasi sembelit, kaya antioksidan, mencegah sembelit, mencegah tekanan darah tinggi, membantu mengurangi keluhan kaki bengkak, menambah nafsu makan, mencegah kerusakan DNA, membantu mengatasi nyeri pada masa kehamilan, mengatasi mual pada masa kehamilan serta baik untuk diet sehat ibu hamil.

3. Jus Sayur Bayam

Bayam adalah sayuran berwarna hijau tua yang banyak diminati masyarakat. Selain murah dan mudah disajikan, sayur ini memiliki kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
Salah satu olahan bayam yang mudah di buat adalah jus.

Walaupun terdengar aneh, namun jus ini sangat bermanfaat bagi kesehatan pada masa kehamilan.
Vitamin A, C dan K yang terkandung dalam Bayam sangat baik untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh janin.

Bayam memiliki beta karoten yang akan diserap tubuh sebagai vitamin A.

Bayam juga memiliki kandungan asam folat yang baik untuk perkembangan janin agar selamat dari cacat fisik.

Hingga dipercaya mengurangi resiko premature dan keguguran.

Kandungan lain yang tak kalah penting pada bayam adalah Nitrat yang menjaga kesetabilan tekanan darah selama masa kehamilan.

4. Jus Delima

Buah yang memiliki warna merah yang menarik ini memiliki banyak sekali manfaat. Pada masa kehamilan kandungan nutrisi pada Delima memiliki peranan penting.

Asam folat pada jus buah Delima bermanfaat untuk membantu perkembangan otak janin.

Selain itu, asam folat juga mencegah gangguan mental pada bayi yang dilahirkan. Yang tentunya sangat tidak diharapkan oleh keluarga manapun.

Dehidrasi selama kehamilan pun dapat di cegah dengan buah ini, karena kandungan natrium dan kalium pada buah ini sangat cukup. Sehingga zat asam dan basa pada tubuh tetap seimbang.

Pada usia tujuh bulan kehamilan, tak jarang ibu mengalami kram paa kaki, karena kaki menanggung beban yang lebih berat dari pada sebelumnya. Zat kalium pada jus buah Delima membantu mengurangi pembengkakan pada kaki karena hal tersebut.

Selain memberikan manfaat saat kehamilan, buah delima dapat mencegah pendarahan pada saat proses dan pasca melahirkan.

Zat besi pada buah ini diyakini dapat mencegah pendarahan pada saat proses melahirkan. Juga mempercepat proses penyembuhan luka pasca melahirkan jika terus dikonsumsi rutin.

5. Jus Buah Pir

Setiap ibu hamil pasti menginginkan buah hatinya lahir secara sempurna. Untuk mencegah kecacatan pada saat lahir, perlu asupan gizi yang seimbang.

Salah satu asupan yang menunjang kesehatan pada janin yaitu jus buah pir. Kandungan asam folat yang terdapat pada buah pir sangat berguna bagi ibu hamil pada masa trimester pertama.

Asam folat berfungsi untuk mencegah gangguan saraf yang akan menyebabkan kecacatan pada bayi lahir, sehingga dapat meminimalisir keterbelakangan mental.

Dapat memperlancar proses pencernaan karena mengandung banyak serat, serta kaya akan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan sel jahat pada tubuh yang dapat memicu kanker.

Dengan mengkonsumsi jus buah pir ini, Anda tidak perlu takut akan kelebihan berat badan apalagi untuk ibu hamil. Karena jus pir mengandung kadar kalori yang rendah. Selain itu, dengan mengkonsumsi jus buah ini, ibu hamil akan tetap berenergi karena kandungan karbohidrat di dalamnya.

PENTING!!!
Semua jus buah dan sayur diatas memang sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama selama masa kehamilan. Namun akan berdampak buruk apabila dibuat dengan mencampurkan terlalu banyak gula.
Konsumsi gula yang berlebih dapat mengakibatkan atau rawan terkena Diabetes Mellitus Gestasional (DMG).

Dampak pada ibu hamil yang mengalami DMG tersebut yaitu gangguan ginjal, cacat lahir, keguguran, obesitas pada bayi yang dilahirkan, hipertensi dan kelainan pembulu darah.

10 Kebutuhan Nutrisi Penting untuk Ibu Hamil

No Comments
kebutuhan nutri untuk ibu hamil

Vemalepedia.com - Tahukah Anda? Asupan makanan dan nutrisi yang di makan oleh ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan si bayi? Untuk para ibu hamil, yuk simak agar sang buah hati tetap sehat.

Memiliki buah hati yang sehat adalah dambaan setiap orang. Tak terkecuali ibu hamil, sang ibu pasti mengharapkan anaknya lahir dengan keadaan sehat. 

Asupan makanan dan kandungan nutrisi yang di makan oleh ibu hamil, sangat mempengaruhi perkembangan dan kesehatan bayi.

Untuk itu, mulailah memilih makanan dengan kandungan nutrisi yang sesuai agar si kecil yang ada di dalam perut tetap sehat. Apa saja asupan makanan yang baik dan sehat untuk ibu hamil?

1. Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi dan sayuran hijau lainnya sangat baik di konsumsi karena memiliki banyak kandungan nutrisi. Bahkan, semakin hijau  warnanya, semakin banyak kandungan nutrisi di dalamnya.

Selain mengandung banyak serat, sayuran hijau mengandung banyak nutrisi lain seperti lutein, betakarotin, vitamin  A, C, K dan vitamin-vitamin  yang berfungsi sebagai antioksida.

Untuk perkembangan tulang si janin serta kesehatan ibu hamil, sayuran hijau seperti brokoli baik untuk dikonsumsi karena mengandung folat serta kalsium.

2. Buah-buahan

Selain sayuran, buah-buahan pun menjadi salah satu asupan makanan yang baik untuk ibu hamil. Karena nutrisi yang terkandung dalam buah-buahan baik untuk kesehatan dan perkembangan ibu hamil maupun janin.

Buah-buahan kaya akan serat sehingga membantu melancarkan proses pencernaan. Karena pada masa kehamilan, sang ibu biasanya mengalami sembelit.

Tidak semua buah-buahan baik dikonsumsi untuk ibu hamil, bahkan ada beberapa buah yang justru berbahaya apabila dikonsumsi oleh ibu hamil.

Buah-buahan yang baik untuk ibu hamil seperti apel, pisang, semangka, buah naga, kiwi, pir, alpuket, manggis, jambu air.

Buah-buahan tersebut mengandung vitamin C serta asam folat yang baik untuk perkembangan janin dan juga daya tahan tubuh sang ibu.

Tidak hanya itu, masih banyak kandungan nutrisi pada buah yang telah disebutkan diatas, seperti antioksidan dan kandungan air pada buah seperti jambu air dan semangka yang bermanfaat untuk mencegah dehidrasi.

3. Ikan Salmon

Ikan salmon mengandung banyak gizi yang baik untuk mencukupi asupan nutrisi untuk ibu hamil pada masa kehamilan.

Ikan salmon selain memiliki tekstur daging yang lembut serta nikmat rasanya, ikan yang satu ini memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tubuh bahkan untuk ibu hamil.

Ikan salmon mengandung omega 3 yang berfungsi untuk perkembangan otak pada bayi serta mata pada masa kehamilan.

Kandungan protein yang tinggi pada ikan salmon bermanfaat untuk sumber energi, pertumbuhan tulang serta melancarkan proses metabolisme.

Dan masih banyak lagi kandungan nutrisi lainnya pada ikan salmon seperti vitamin A, B, B6, D, E, asam amino serta zat besi, kalsium, magnesium, seng dan fosfor.

4. Telur

Telur menjadi salah satu asupan penting bagi ibu hamil dengan kandungan kolin yang sangat bermanfaat untuk perkembangan otak janin serta membantu sistem saraf sehingga dapat mencegah cacat lahir.

Kandungan kolin tersebut di dapat dari kuning telurnya itu sendiri. Selain mengandung kolin, terdapat vitamin B kompleks pada kuning telur.

Masih banyak kandungan nutrisi yang Anda dapat jika mengkonsumsi telur, seperti protein, lemak, kalsium, karbohidrat, zat besi, fosfor, vitamin A dan B1.

Dari dua butir telur, mengandung 250 miligram kolin atau setara dengan setengah asupan harian yang dianjurkan atau direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui.

5. Daging Tanpa Lemak

Daging tanpa lemak disini bisa daging ayam maupun daging sapi.

Untuk daging ayam sendiri, memiliki protein yang sangat tinggi. Selain menjadi sumber protein, daging ayam merupakan sumber vitamin dan mineral.

Kandungan nutrisi pada daging ayam seperti asam amino, kalsium, kalium, magnesium, natrium, besi, seng dan beberapa vitamin, seperti vitamin C, B1, B6, B12, Vitamin D, E dan K.

Mengkonsumsi daging ayam tanpa lemak, dapat membantu pembentukan janin, otot serta proses metabolisme pada masa kehamilan.

Untuk daging sapi sendiri atau jenis daging merah, cenderung memiliki lemak lebih banyak jika dibandingkan dengan daging ayam. Tapi, Anda masih bisa mengkonsumsi daging sapi dengan memilih daging utuh yang tanpa lemak. Untuk masalah protein, daging sapi sama-sama memiliki kandungan protein yang tinggi seperti daging ayam.

Mengkonsumsi daging sapi tanpa lemak, dapat membantu pembentukan struktur tulang dan mengurangi resiko melahirkan bayi prematur serta baik untuk menjaga kekebalan tubuh.

6. Makanan Yang Mengandung Karbohidrat

Banyak sekali makanan yang mengandung karbohidrat selain nasi, seperti oatmeal atau sereal, roti, gandum dan kentang.

Makanan tersebut baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk memenuhi gizi yang seimbang.

7. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan ternyata memiliki banyak nutrisi yang baik untuk asupan makanan ibu hamil. Kandungan nutrisi pada kacang sang baik untuk perkembangan janin saat masa kehamilan.
Jenis kacang-kacangan yang baik dikonsumsi untuk ibu hamil yaitu kacang hijau, kacang kedelai serta kacang merah.

A. Kacang Hijau

Kacang hijau memiliki kandungan nutrisi seperti serat, asam folat, fosfor, kalsium, lemak, protein, kabohidrat, vitamin B1 dan B2.

Dengan mengkonsumsi kacang hijau, dapat membantu perkembangan sistem saraf pada janin, mencegah terjadinya kecacatan pada bayi saat lahir,  membantu pertumbuhan dan perkembangan organ pada janin serta baik untuk pertumbuhan tulang, gigi dan gusi.

B. Kacang Merah

Kacang merah tidak kalah tinggi kandungan nutrisinya dari kacang hijau. Sehingga kacang merah pun bisa dijadikan alternatif sebagai asupan makanan untuk ibu hamil. Kandungan omega 3 pada kacang merah dapat membantu perkembangan otat pada janin.

C. Kadang Kedelai
Jenis kacang yang satu ini sudah tidak asing lagi, yaitu kacang kedelai. Banyak sekali jenis olahan dari kacang kedelai seperti tempe, tahu, susu kedelai dan masih banyak lagi.

Dengan begitu, kacang kedelai secara tidak langsung lebih mudah untuk dikonsumsi. Kacang kedelai memiliki kandungan nutrisi sebagai energi, membantu pertumbuhan tulang yang padat pada ibu hamil sehingga tidak mudah keropos.

8. Air Mineral

Air mineral sangat penting sekali bagi kesehatan tubuh setiap orang apalagi ibu hamil.

Air mineral berfungsi untuk mendorong dan mengantarkan nutrisi pada makanan yang telah dikonsumsi. Jadi, makanan dengan kandungan nutrisi yang baik tidak cukup jika tidak diimbangi dengan asupan air mineral yang cukup.

Kekurangan cairan yang disebabkan karena jarang minum, dapat menyebabkan bayi lahir prematur.

Minumlah air secukupnya agar dapat mencegah dan menghindari penyakit yang disebabkan karena kurang minum, seperti infeksi kantung kemih, hemoroid, konstipasi dan pembengkakan berlebih.

9. Susu dan Jenis Olahannya

Susu dan jenis olahannya seperti keju, yogurt dan lainnya memiliki kandungan kalsium yang baik untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang.

Bagi ibu hamil yang alergi susu, tidak perlu khawatir akan kekurangan kalsium. Anda bisa menggunakan jus jeruk atau sarden sebagai penggantinya.

Stylo

Superb